
Bisalanews.id – Calon Wakil Bupati Parigi Moutong nomor urut dua, Arman Maulana, menegaskan komitmennya dalam memajukan dan menyelesaikan permasalahan daerah, khususnya mitigasi bencana, yang dijadikan sebagai salah satu program prioritas. (31/10/2024)
Hal ini disampaikan oleh Arman usai mengikuti debat kedua yang mengusung tema “Memajukan dan Menyelesaikan Permasalahan Daerah,” yang membahas sub tema mengenai mitigasi bencana.
“Parigi Moutong adalah salah satu daerah yang sering dilanda bencana, baik gempa bumi maupun banjir, terutama pada bulan-bulan tertentu,” ujar Arman Maulana.
Ia menyadari betul bahwa kerawanan bencana di Parigi Moutong harus menjadi perhatian serius.
Arman juga menyampaikan bahwa ketika pasangan calon Nur Daeng Rahmatu dan dirinya terpilih sebagai kepala daerah, mereka akan melakukan langkah-langkah sistematis untuk mencegah dan menangani bencana di Parigi Moutong. Upaya tersebut, menurutnya, akan dimulai dari program edukasi.
“Kami akan mulai dari anak didik di setiap satuan pendidikan dan secara berjenjang menyampaikan informasi yang edukatif ke seluruh kalangan masyarakat. Misalnya, dengan mengedukasi masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan,” jelas Arman.
Selain itu, Arman menyoroti pentingnya perencanaan yang matang dalam pembangunan infrastruktur.
Menurutnya, perencanaan yang benar akan memengaruhi daya tampung laju air ke permukiman warga sehingga dapat mencegah luapan air dari sistem drainase yang ada.
“Kita harus memperhatikan titik-titik rawan bencana. Di daerah-daerah rawan tersebut, tidak boleh ada penebangan pohon sembarangan atau tanpa izin yang lengkap,” lanjutnya.
Arman juga menekankan pentingnya kesadaran kolektif terhadap perlindungan lingkungan, terutama dalam hal perambahan hutan.
“Kita harus melihat situasi dan kondisi saat melakukan perambahan hutan. Meskipun ada nilai ekonomi di dalamnya, perilaku tersebut tidak boleh dilakukan karena dapat mengancam keselamatan banyak orang.”ucapnya
Arman berharap ke depannya pengelolaan sumber daya alam dapat dilakukan secara bijak dengan memanfaatkan kearifan lokal, sehingga tidak merusak struktur tanah maupun lingkungan sekitar.
“Kita lakukan pengelolaan dengan bijak dan memanfaatkan kearifan lokal sehingga tidak merusak kultur tanah maupun lingkungan,” tegasnya.
Melalui visi dan komitmennya dalam mitigasi bencana, Arman Maulana berharap dapat membawa Parigi Moutong menjadi daerah yang lebih tangguh menghadapi ancaman bencana serta memiliki pembangunan yang lebih berkelanjutan dan aman.
















