
Bisalanews.id – Berdasarkan laporan dari situs Global Fire Power (GFP), Indonesia berhasil meningkatkan posisi kekuatan militernya ke peringkat 13 dunia pada tahun 2024.
Ini merupakan pencapaian yang signifikan, naik dua peringkat dibandingkan tahun sebelumnya, 2023. Kenaikan ini mencerminkan upaya berkelanjutan Indonesia dalam memperkuat kapasitas pertahanan dan militernya di berbagai sektor.
Indonesia memiliki berbagai jenis jet tempur canggih, di antaranya F-16 Fighting Falcon, Sukhoi Su-27, dan Sukhoi Su-30.
Armada udara ini akan semakin diperkuat dengan rencana penambahan jet tempur baru, yaitu Dassault Rafale dan F-15EX.
Penambahan alutsista udara ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing dan pertahanan udara Indonesia di kawasan regional maupun global.
Tak hanya di sektor udara, Angkatan Laut Indonesia juga terus memperkuat posisinya. GFP menempatkan Angkatan Laut Indonesia di peringkat ke-4 dunia, sebuah pencapaian yang menunjukkan besarnya potensi kekuatan maritim negara kepulauan ini.
Dengan berbagai kapal perang modern dan sistem pertahanan laut yang canggih, Indonesia semakin siap menjaga kedaulatannya di perairan Nusantara.
Di bidang pertahanan darat, Indonesia juga menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sumber daya manusia. Pada tahun 2024, sebanyak 1.145 personel berhasil ditetapkan sebagai Komponen Cadangan (Komcad) Matra Darat setelah menjalani pendidikan dan pelatihan intensif selama dua bulan.
Kehadiran Komcad ini menjadi tambahan kekuatan penting bagi TNI dalam menjaga pertahanan negara.
Dengan berbagai pencapaian ini, Indonesia menunjukkan bahwa kekuatan militernya terus berkembang, sejalan dengan tantangan global yang semakin kompleks.
Pemerintah dan TNI berkomitmen untuk terus meningkatkan kapabilitas pertahanan, baik dari segi teknologi maupun sumber daya manusia, guna menjaga kedaulatan dan keamanan nasional.








