banner 728x250
Daerah  

Rapat Paripurna DPRD Parigi Moutong Bahas Laporan APBD 2024, Dihadiri 15 dari 40 Anggota

Bisalanews.id/Ruang sidang Paripurna DPRD Parigi Moutong yang nampak kosong kursinya akibat ketidakhadiran anggota legislatif.(Foto.Ipal)

Bisalanews.id – Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Parigi Moutong dengan agenda pembahasan Laporan Komisi II terkait Rekomendasi dari Catatan DPRD atas Laporan Realisasi Semester Pertama dan Prognosis Enam Bulan Berikutnya APBD 2024 hanya dihadiri oleh 15 dari 40 anggota legislatif.

Rapat yang dipimpin oleh Wakil Ketua I DPRD Parigi Moutong, Alfrets Tonggiroh, ini sempat diskorsing sekali dengan harapan agar jumlah anggota yang hadir memenuhi kuorum.

Namun, hingga rapat dimulai sekitar pukul 15.00 WITA, satu jam lebih lambat dari jadwal yang ditetapkan pukul 14.00 WITA, jumlah kehadiran tetap tidak berubah.

Baca juga :  Bappelitbagda Parigi Moutong Gelar Simulasi Perhitungan Jafu untuk Mendukung Prioritas Pembangunan Daerah

Laporan Komisi II terkait Rekomendasi dari Catatan DPRD atas Laporan Realisasi Semester Pertama dan Prognosis Enam Bulan Berikutnya APBD 2024 dibacakan oleh I Ketut Mardika.

Setelah pembacaan laporan, dilakukan penandatanganan penyerahan hasil keputusan DPRD terkait laporan tersebut, yang telah disepakati bersama.

Rapat paripurna ditutup dengan sambutan Pj Bupati Parigi Moutong, yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Zulfinasran A. Tiangso.

Baca juga :  Sosialisasi dan Pendampingan Pemutakhiran Data Sarana Prasarana,Disdibud Parimo Datangkan Tim Tekhnis

Rapat ini juga dihadiri oleh sejumlah Kepala OPD setempat.

Ketika ditanya mengenai minimnya kehadiran anggota DPRD, Wakil Ketua I DPRD, Alfrets Tonggiroh, menjelaskan bahwa sebagian anggota DPRD sedang melaksanakan tugas luar dan kegiatan di luar kantor.

“Di akhir masa jabatan, intensitas kegiatan anggota DPRD memang cenderung menurun. Banyak yang sudah berkegiatan di luar kantor,” jelasnya.

Total Views: 981

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!