Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 970x250
Sosial Masyarakat

PWI Sulteng Salurkan Bantuan Donasi

×

PWI Sulteng Salurkan Bantuan Donasi

Sebarkan artikel ini
Sekretaris Umum Persatuan Wartawan Indonesia,Temu Sutrisno saat lakukan pertemuan dengan KOMNAS HAM Sulteng.

Bisalanews.id – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Tengah melalui PWI Peduli menyalurkan donasi sosial kepada tiga orang anak yang orangtuanya terlilit kasus hukum di salah satu kabupaten di Sulteng.

Anak-anak tersebut antara lain R (6), A (7), R (16) dilarikan ke RSUD Undata karena kondisi kesehatannya terganggu. Disana, mereka dijaga oleh kakaknya F (20).

Example 300x600

Tim PWI Peduli mengunjungi langsung anak-anak itu di RS undata, Jalan RE Martadinata, Kota Palu, Selasa (4/6/2024).

Baca juga :  Peringatan HUT Dharma Wanita Persatuan ke-24 dirangkaikan dengan Launching Buku Saku DASHAT

Dalam penyaluran donasi sosial itu, Direktur RSUD Undata Palu, dr. Herry Mulyadi turut membersamai PWI Peduli dalam menyalurkan bantuan itu.

“Ini kami ada bantuan, semoga sedikit membantu hasil donasi dari kawan-kawan PWI. Jangan lihat nilainya, semoga dapat memberikan manfaat,” kata Sekretaris Umum PWI Sulteng, Temu Sutrisno saat menyerahkan donasi itu kepada F.

Usai melakukan penyerahan donasi itu, PWI Peduli langsung bertolak ke kantor Komnas Hak Asasi Manusia (HAM) Perwakilan Sulteng untuk melakukan audiensi tentang kondisi anak-anak itu.

Baca juga :  Kejuaran Balap Sepeda Mini Cross BMX Seri I Piala Pj. Bupati Parigi Moutong Resmi Ditutup

“Kita kesampingkan soal kasus hukum orangtuanya. Kita coba melihat sisi kemanusiaannya, dimana anak-anak ini perlu mendapatkan perhatian dari semua pihak,” kata Wakil Ketua Bidang Hukum PWI Sulteng, Udin Salim.

Direktur RSUD Undata Palu, dr Herry Mulyadi, mengatakan, pihaknya akan berusaha maksimal mendampingi ketiga anak itu selama dilakukan perawatan di RSUD Undata Palu, dari aspek perawatan hingga ke psikologis. dr Herry mengaku turut prihatin dan mengajak semua pihak untuk membantu mencari solusi atas kondisi yang dialami anak-anak itu.

Baca juga :  Peringatan Hari Disabilitas Internasional Di Kabupaten Parigi Moutong

“Kami berupaya memberikan untuk perlakuan khusus, kalau ada ruangan khusus yang lebih bagus kita akan pindahkan. Saya juga mengajak kepada pihak-pihak lain untuk bergerak, ini masalah kemanusiaan. Kita bisa lihat apa akar permasalahannya, ini tiga orang, bisa saja tertekan secara psikologis,” katanya.

Total Views: 675

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *