
Bisalanews.id– Parigi Moutong, 16 Mei 2024 – Proses tak menghianati hasil, kata-kata tersebut pantas disematkan kepada sosok Ibu Darmiyati, seorang pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Parigi Moutong.
Sejak tahun 2010, Darmiyati telah mengabdikan dirinya dalam usaha rumahan yang bertujuan membantu suaminya dalam menafkahi keluarga serta memanfaatkan lingkungan sekitar yang dikelilingi oleh para petambak ikan air tawar jenis bandeng dan ikan bulan-bulan (Megalops cyprinoides).
Ikan Bulan-bulan, atau yang dikenal dengan nama Pasific Tarpon dalam bahasa Inggris, merupakan jenis ikan pelagis yang hidup di perairan pantai dan muara sungai merupakan bahan utama dalam pembuatan produk Amplang ikan.
Darmiyati, dalam sebuah wawancara dengan media ini, menjelaskan bahwa motivasi utamanya dalam menjalankan usaha ini adalah melihat kondisi para petambak ikan yang berada di tempat tinggal sebelumnya yaitu di Desa Tolai mengeluhkan hasil panen yang melimpah namun kesulitan dalam melakukan pemasaran.
“Dengan melihat kondisi tersebut, saya merasa tertantang untuk bisa membantu para petambak ikan agar hasil panen mereka dapat tersalurkan dengan baik ke pasar,” ujar Darmiyati dengan penuh semangat.
Berbekal ketelatenan dan keseriusannya, Darmiyati pun mulai merintis usaha amplang ikan dan beberapa produk lainnya guna menambah varian untuk memenuhi permintaan pasar yang mulai meningkat sembari berusaha dirinya pun tak luput memohon kepada sang pencipta untuk tetap di kuatkan serta di beri kesehatan kepada dirinya.
Amplang ikan merupakan salah satu produk olahan ikan yang menjadi keunggulan daerah Parigi Moutong yang telah memasuki pasar nasional.
Darmiyati percaya bahwa dengan mengolah ikan bulan-bulan menjadi amplang, ia dapat memberikan nilai tambah bagi hasil panen para petambak ikan di sekitarnya.
Selain itu, Darmiyati juga aktif dalam memanfaatkan media sosial sebagai salah satu sarana untuk memasarkan produknya.
Melalui akun media sosialnya, Darmiyati rutin membagikan informasi tentang produk amplang ikan yang dihasilkannya serta menawarkan promosi menarik kepada para konsumen bahkan berjualan dari satu rumah ke rumah yang lain.

Ia menambahkan produk amplang ikan ini telah di pasarkannya ke pusat ole-ole Dekranasda Parigi Moutong dan pusat ole-ole kota Palu yang di bantu oleh Pemerintah kabupaten Parigi moutong melalui dinas terkait.
“untuk pertama kali kami jual dari rumah ke rumah,kemudian kami coba pasarkan di dekranasda serta kami dibantu pemasarannya oleh pemerintah daerah melalui Dinas Kopersasi dan UKM,Dinas Perindag dan Dinas Perikanan bahkan pemasaran amplang ikan sudah sampai di pusat ole-ole kota palu” Ucapnya.
Dari tahun 2012 Darmiyati mendapatkan bantuan alat produksi Amplang ikan dan Abon Ikan yang masih terjaga dan masih di gunakannya sampai saat ini.
Tidak hanya itu, Darmiyati juga aktif mengikuti pelatihan dan workshop terkait pengembangan UMKM yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Parigi Moutong maupun lembaga swadaya masyarakat sehingga dirinya sudah memiliki rumah produksi yang beralamat di Jalan Toni Kota Kelurahan Loji,Kecamatan Parigi,Kabupaten Parigi Moutong Provinsis Sulawesi Tengah.
Hal ini dilakukannya untuk terus meningkatkan kualitas produk dan mengembangkan bisnisnya lebih besar sehingga dapat merekrut dan mempekerjakan masyarakat yang membutuhkan pekerjaan.
Melalui dedikasi dan kerja kerasnya, Darmiyati berhasil membuktikan bahwa UMKM dapat menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat, terutama di daerah seperti Parigi Moutong yang kaya akan hasil perikanan.
Semangat dan tekadnya untuk terus berkarya juga menjadi inspirasi bagi para pelaku UMKM lainnya di daerah tempat tinggalnya saat ini.
Kurang lebih empat belas tahun Darmiyati bergelut dengan UMKM,dirinya sudah bisa mempekerjakan 10 orang karyawan dengan upah harian yang disesuaikan dengan jumlah produk yang dibuat.
Tak ada kata lelah bagi tulang punggung keluarga dan pejuang UMKM,Darmiyati berihktiar untuk tetap eksis sebagai pedagang amplang ikan dan menunggu cerita sukses dari hasil jerih payah yang ia tekuni.
















