banner 728x250

Kepala Pasar Minta Ketegasan Zonasi Pedagang di Pasar Sentral Parigi

Kondisi Depan Pasar Central Parigi.(24/03/2024).Foto.Ipal

Bisalanews.id– Kepala Pasar Sentral Parigi Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) Sulawesi Tengah (Sulteng), Rozi Tagunu selaku pengelola pasar meminta kepada pihak terkait bertindak tegas dalam penataan pedagang.(24/03/2024)

Menurut Roy, sapaan akrab Kepala Pasar Sentral Parigi bahwa, zona zona pedagang agar diperjelas. Sehingga, dengan penataan zona situasi pasar terlihat rapi.

Ia mengaku mendapat banyak masukan terkait penataan pedagang pasar tersebut.

“Alangkah baiknya lokasi pedagang ini dibagi perzona. Supaya tertata dengan bagus dan dagangan tidak bercampur, misalnya sayur, sayur semua begitupun pakaian,” kata Roy di Parigi, Sabtu (23/3/2024).

Kata dia, dalam zona diatur tempat sesuai dengan komoditi yang dijual.

Menurutnya, kondisi pasar seperti ini sudah berlangsung sejak awal.

Ia pun mengaku kesulitan untuk mengarahkan para pedagang sesuai dengan keinginan pihaknya.

Baca juga :  Ribuan Massa Hadiri Kampanye Akbar Paslon Gubernur Sulteng Anwar–Reny di Parimo

Sebab, para pedagang yang ada masing masing mencari tempat strategis agar akses jalan lebih mudah dijangkau oleh pengunjung pasar atau pembeli itu sendiri.

Situasi Depan Jalan masuk Pasar Ikan.(24/03/2024).Foto.Ipal

“Mereka pedagang lebih mencari tempat tempat yang strategis agar akses pembeli mudah. Kendati mereka tinggalkan lapaknya.” ujarnya.

Dengan demikian, pihaknya mengaku kesulitan untuk melakukan penataan.

Karena para pedagang juga masing masing mencari omzet lebih dari hasil daganganya.

“Kami susah juga untuk menahan mereka berjualan ditempat strategis. Kalau tidak begitu omzet mereka setiap harinya turun dan bisa merugi,” akunya.

Begitupun halnya dengan pedagang yang memilih berjualan diluar atau di badan jalan karena dampak dari kurangnya omzet yang mereka dapatkan di dalam pasar.

Baca juga :  Harlah Ke 25 Dharma Wanita Persatuan (DWP) 2024 Di Kabupaten Parigi Moutong

“Makanya, saat ini ada sejumlah los di dalam pasar yang kosong karena ditinggal pemiliknya,” ungkapnya.

Bangunan Los Pasar Central Parigi yang tidak di pakai pedagang.(24/03/2024).Foto Ipal.

Sekaitan hal ini, pihaknya telah berkoordinasi dengan Kepala Bidang Penegakan Perda Satpol PP dan Damkar setempat.

Guna menindaklanjuti surat edaran Pj Bupati dengan mengevaluasi dan mendata para pedagang yang berjualan sepanjang trotoar dan badan jalan tersebut.

“Jadi di evaluasi kembali untuk memastikan apakah mereka yang jualan diluar itu punya tempat di dalam pasar atau tidak,” ujarnya.

Untuk penataan pedagang pasar, sebelumya telah diupayakan namun pedagang tetap saja mencari tempat strategis atau dipinggiran jalan seperti saat ini.

“Saya sudah coba kemarin satu hari, namun mereka tetap kembali seperti semula. Jadi itu kendala kami,” terangnya.

Baca juga :  APDURIN Berkolaborasi Kembangkan Ekspor Durian Parigi Moutong
Pedagang yang lebih memilih berjualan di jalan masuk ke pasar central Parigi.(24/04/2024).Foto Ipal.

“Kalau orang sudah nyaman ditempat strategis kita paksa untuk menempati tempatnya, kita akan berbenturan dengan mereka,” tambahnya.

Sehingga, untuk lebih nyaman dan tertata dengan baik, kedepanya harus ada zonasi yang ditentukan oleh pihak terkait.

Total Views: 749

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!