
Bisalanews.id, Parmout – Persiapan atlet cabang olahraga (Cabor) panahan Parigi Moutong untuk Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) 2025 terancam terganggu akibat hilangnya peralatan latihan berupa target butts di alun-alun Kota Parigi.
Pelatih panahan Parigi Moutong, Fikri Balla, mengungkapkan kekecewaannya atas maraknya pencurian fasilitas olahraga di kawasan kompleks perkantoran Pemda Parigi Moutong.
“Sudah berulang kali target butts latihan hilang, padahal hanya rangka besi dan papan target face saja,” ujar Fikri, Minggu (10/08/2025).
Menurutnya, minimnya pengawasan dan kurangnya petugas keamanan menjadi penyebab utama fasilitas olahraga rentan dicuri. Tidak hanya panahan, perlengkapan Cabor lain juga ikut raib.
“Pagar besi dan perlengkapan Cabor gateball juga digasak maling. Ini harus menjadi perhatian serius dan dilakukan deteksi dini,” tegasnya.
Fikri meminta Pemda Parigi Moutong dan pihak kepolisian memberikan atensi khusus terhadap pencurian fasilitas olahraga, karena hal ini berdampak langsung pada pembinaan atlet.
“Saya sebagai pelatih sangat prihatin, karena pencurian ini mempengaruhi persiapan atlet menuju POPDA, Pekan Olahraga Kabupaten (PORKAB), dan Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) ke depan,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa sarana dan prasarana latihan tidak mungkin dibawa pulang ke rumah masing-masing, karena keterbatasan transportasi seperti mobil bak terbuka yang dimiliki pelatih maupun atlet.
“Untuk sementara kami hanya berlatih dengan sisa target butts yang ada demi menggenjot persiapan atlet menuju POPDA 2025,” pungkasnya.
















