Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 970x250
Ekonomi

DPRD dan Disperindag serta Bagian Ekonomi di anggap tak peduli.

×

DPRD dan Disperindag serta Bagian Ekonomi di anggap tak peduli.

Sebarkan artikel ini
Tabung gas elpiji 3 kg.

Bisalanews.id-Warga Kecamatan Parigi mengeluhkan kelangkaan elpiji 3 Kg hingga harganya tembus 60 sampai dengan 75 ribu rupiah di tingkat pengecer. (18/04/2024)

Padahal harga HET dari Pemerintah untuk tabung Gas Elpiji 3kg yaitu Rp.18.500 per tabung

Example 300x600

“Di pangkalan sudah mulai jarang kami dapat gas elpiji 3 Kg. Kalau pun ada pasti harganya mahal.” menurut Suni salah seorang warga di kelurahan bantaya

Baca juga :  Kepala Bappelitbangda : Akibat Bencana Alam,Pengaruhi Pertumbuhan Ekonomi Parigi Moutong

Suni mengungkapkan kelangkaan dan kenaikan elpiji 3 Kg di tempatnya tinggal sudah terjadi selama beberapa bulan terakhir.

Harga tiap tabung pun mencapai Rp 60-75 ribu dari harga sebelumnya Rp 20.000 tiap tabung.

“Beberapa bulan ini mulai langka terus harganya naik sebenarnya harganya cuma Rp 20 ribu sekarang Rp 60 ribu bahkan ada yang jual dengan harga 75 ribu, sekarang sangat sulit untuk mendapatkanya.” ungkapnya.

Baca juga :  Jelang Natal dan Tahun Baru 2026, Bupati Parigi Moutong Buka Gerakan Pangan Murah

Warga juga keluhkan peran Pemerintah Daerah Kabupaten Parigi Moutong dan DPRD Parigi Moutong seakan tidak perduli dengan kondisi masyarakat yang sangat sulit untuk mendaptkan Gas elpiji 3 kg.

“ini Bagian Ekonomi dan Dinas Perindag mungkin hanya tidur dan tidak tahu tugasnya,dan kami sangat kecewa dengan peran DPRD yang seakan tutup mata dengan persoalan yang menimpah masyarakat, kami berharap bahwa Disperindag Parigi Moutong kerja sama dengan instansi terkait untuk bentuk satgas khusus elpiji 3 kg” ucap Dolfin warga bantaya.

Total Views: 701

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *