Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 970x250
Bencana & Kemanusiaan

BMKG Tegaskan Gempa Parigi Moutong Tidak Berpotensi Tsunami, Warga Diminta Waspadai Hoaks

×

BMKG Tegaskan Gempa Parigi Moutong Tidak Berpotensi Tsunami, Warga Diminta Waspadai Hoaks

Sebarkan artikel ini
Widyaswara Ahli Utama BMKG, Dra. Nurhayati, M.Sc., saat memaparkan hasil pantauan BMKG, Selasa (16/06/2026) – Foto : MRP

Parigi Moutong, Bisalanews.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menegaskan gempa bumi Magnitudo 6,7 yang mengguncang Kabupaten Parigi Moutong pada Selasa (16/06/2026) tidak berpotensi menimbulkan tsunami karena sumber gempa berada di daratan.

Penegasan tersebut disampaikan Widyaiswara Ahli Utama BMKG, Dra. Nurhayati, M.Sc., saat mengikuti Zoom Meeting Penanganan Darurat Bencana yang digelar di Pusdalops BPBD Kabupaten Parigi Moutong.

Example 300x600

“Gempa yang terjadi hari ini bersumber di darat dan dipicu aktivitas Sesar Sausu yang merupakan sesar geser. Karena lokasi sumber gempa berada di daratan, maka gempa ini tidak berpotensi tsunami,” jelas Nurhayati.

Baca juga :  Ancaman Nyata di Depan Mata, BMKG Minta Pemda Parigi Moutong Tak Lengah

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang beredar di media sosial maupun grup percakapan tanpa sumber yang jelas.

Menurutnya, informasi yang mengaitkan fenomena air laut surut dengan ancaman tsunami perlu disikapi secara bijak karena kondisi tersebut merupakan bagian dari pasang surut laut yang normal.

“Jika ada informasi yang menyebut air laut surut lalu dikaitkan dengan tsunami, masyarakat perlu memastikan terlebih dahulu sumber informasinya. Kondisi yang terjadi saat ini merupakan fenomena pasang surut laut yang normal,” ujarnya.

Baca juga :  Inspektur Basarnas Kunjungi Korem 132/Tadulako, Perkuat Sinergi Penanganan Bencana di Sulteng

Nurhayati menjelaskan gempa susulan masih mungkin terjadi sebagai bagian dari proses pelepasan energi setelah gempa utama. Namun masyarakat diminta tetap tenang dan tidak panik apabila kembali merasakan getaran.

“Gempa susulan merupakan proses yang normal hingga kondisi kerak bumi kembali mencapai keseimbangan,” katanya.

Ia menambahkan, Sulawesi Tengah memiliki sejumlah sesar aktif, di antaranya Sesar Sausu, Sesar Tokararu, dan Sesar Palolo yang berpotensi memicu aktivitas kegempaan.

Baca juga :  BPBD Parigi Moutong Benarkan KM.Berkah Ilahi 06 Tenggelam di Perairan Bolano, Seluruh ABK Selamat

Meski demikian, diperlukan kajian ilmiah yang mendalam untuk memastikan keterkaitan antaraktivitas sesar tersebut.

“Tidak bisa serta-merta dikatakan aktivitas pada satu sesar pasti memicu sesar lainnya. Hal itu memerlukan penelitian dan analisis yang lebih komprehensif,” tegasnya.

BMKG kembali mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi, serta selalu mengikuti informasi resmi yang disampaikan BMKG dan pemerintah daerah terkait perkembangan situasi pascagempa.

Total Views: 323

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *