
Bisalanews.id-Pemerintah Daerah Parigi Moutong Sulawesi Tengah melalui Dinas Perindustrian & Perdagangan Kabupaten mengadakan operasi pasar murah di Kelurahan Bantaya Kota Parigi.
Kegiatan ini menarik perhatian Ratusan warga yang mendatangi lokasi operasi pasar murah yang terletak di jalan Nani warta Bone RT 14 RW 07 Keluarahan Bantaya.
Kepala Dinas Perindustrian & Perdagangan Kabupaten, melalui Kepala Bidang Perdagangan, menyampaikan bahwa operasi pasar murah saat ini merupakan upaya Pemerintah Daerah Parigi Moutong untuk menekan inflasi.
Pemilihan Duta Genre Tingkat Kecamatan Se Kabupaten Parigi Moutong Tahun 2023
Tujuannya adalah agar masyarakat dapat membeli barang dengan harga yang stabil dan terjangkau melalui subsidi pemerintah.
“Operasi pasar murah di Kelurahan Bantaya direncanakan selama dua hari, yakni Kamis dan Jumat, dengan pembatasan pembelian untuk mencegah praktik monopoli,” ungkapnya.
Selain sebagai upaya menstabilkan harga, kegiatan ini juga bertujuan membantu mengurangi pengeluaran masyarakat yang terdampak oleh dampak Elnino, terutama di lingkungan masyarakat nelayan pesisir.
Para nelayan setempat berharap agar masyarakat dapat memanfaatkan momen operasi pasar murah ini dengan membeli barang sesuai kebutuhan dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan dengan harga pasaran.

Dalam operasi pasar murah ini, Dinas Perindustrian & Perdagangan Kabupaten menyediakan lima jenis komoditas, termasuk beras premium seharga Rp 50.000 untuk 5 Kg, minyak goreng seharga Rp 11.000 per bantal, gula pasir seharga Rp 11.000 per Kg, terigu, dan telur ayam.
Pembelian barang hanya dapat dilakukan dengan menggunakan Kartu Tanda Penduduk (KTP), sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan.
Rencananya, setelah berakhirnya operasi pasar murah ini pada Jumat (17/11/2023), Dinas Perindustrian & Perdagangan Kabupaten akan menjadwalkan lokasi operasi pasar berikutnya.
Hal ini diharapkan dapat memberikan kesempatan kepada warga yang menantikan kehadiran pasar murah untuk mempersiapkan diri dengan membeli barang sesuai kebutuhan mereka.
Komentar dari sejumlah warga di Kelurahan Bantaya, Kecamatan Parigi, menunjukkan apresiasi terhadap kehadiran pasar murah ini.
Mereka merasa terbantu, terutama dengan perbedaan harga beras sebesar Rp 20.000 untuk 5 Kg.
Enti Kimbo salah satu masyarakat Bantaya menyampaikan rasa terima kasih kepada Dinas Perindustrian dan Paerdagangan Kabupaten Parigi Moutong yang telah melaksanakan pasar murah di bantaya.
“Syukur alhamdulillah, kami masyarakat di pante sangat berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan yang telah membantu kami, melalui operasi pasar murah ini,”imbuhnya
















